MTL (Mouth to Lung) Style, Apa sih enaknya? [Bag. 2]

types-of-airflow
Sumber : http://www.vapingdaily.com

So.. bagaimana rasanya … Ok lanjut pembahasan tentang MTL pada Bag. 1

MTL juga mempunyai winning factor lainnya, yaitu ga ngeluarin asap tebel yang mirip kaya awan atau cerobong pabrik hehehehe… Jadi lebih nyaman digunakan dan ga mengganggu orang lain.

Liquid lebih irit, baterai mod juga ga cepat habis, karena umumnya MTL style menggunakan watt kecil. Karena ga butuh watt besar, banyak varian mod yang bisa kita pilih tanpa pusing mikirin menggunakan baterai tanam, single baterai atau dual.

Otomatis, kita ga perlu bingung juga nyediain budget gede. Mod mungil-mungil sudah cukup membantu lepas dari kebiasaan lama kita.

Mulai tertarik? Lanjut ya…

Terus pilih liquidnya gimana? Coilnya gimana?
Untuk coil setup mungkin lain waktu akan dibahas detail. Di sini saya hanya mengatakan, umumnya MTL menggunakan resistensi ohm tinggi 1 ohm ke atas, garis bawahi ya umumnya. Bukan berarti dibawah itu tidak bisa. Tapi jarang sekali atau bahkan sulit ditemui MTL style menggunakan ohm dibawah 0.7 kecuali mungkin jika menggunakan Temp Control… Mungkin.

Untuk mendapatkan resistensi ohm tinggi, kita dapat menggunakan kawat A1 (Kanthal) atau Ni80/Ni90 dengan angka awg yang tinggi pula. Biasanya sih 26, 27, 28 atau 30awg.

Nah, sekarang kita bahas liquidnya. MTL Style tank umumnya mempunyai juice flow yang sempit. Konsekuensinya, PG/VG liquid harus kita perhatikan. Semakin tinggi angka VG, maka liquid akan semakin kental dan juga sebaliknya. Idealnya, liquid yang digunakan adalah ratio PG/VG 50:50 atau 60:40 minimal.

PG sebagai penghantar flavor, jadi jangan heran kalau kita menggunakan PG30 VG70 pada MTL atomizer akan terasa hambar.

Sedangkan untuk memilih kandungan nikotin yang sesuai, saya hanya bisa memberikan saran saja. Karena respon tiap orang beda-beda. Nikotin di atas 6mg mungkin akan sesuai bagi mereka yang sudah dinobatkan sebagai perokok berat.

Silahkan sesuaikan atau tanyakan pada vapestore, dengan senang hati meraka akan memberikan saran yang sesuai dengan kebutuhan.

Happy vaping…

7 thoughts on “MTL (Mouth to Lung) Style, Apa sih enaknya? [Bag. 2]”

  1. Bang mau tanya saya pake kayfun lite dan ohm coil saya daoat di 0,60 dan saya merasa ada yg kurang soalnya nicotin yg saya gunakan 18 terlalu garuk dan rasa hambar. Gimana tu bang?

    1. Bantu share pengalaman MTL ya om.
      Sdh 1 tahun ini gw pake RTA MTL.
      Mod pake Aegis Legend dual baterai.
      Dulu masih pake RDA, DTL, watt pake 40 – 60, baterai bertahan dari pagi smp siang, baterai pake AWT 2600 (baterai new).
      Skrg….. setelah pake RTA MTL, watt bermain di 12-15, volt dari 3.40 smp 3.90, baterai bisa bertahan smp 2 hari.

Tinggalkan Balasan