dOs RTA by Advken & Q2 Design, All Round Atomizer

Awal mula ngeliat dOs RTA, desainnya cukup menarik perhatian dan membuat penasaran.

Tapi sebelum membahas desainnya, berikut spesifikasi dOs RTA by Advken dan Q2 Design:

– Ukuran: 22mm
– Kapasitas: 2ml
– Top Fill
– 4 types Adjustable Airflow
– Warna Silver

Di dalam kotak berisi:
1x dOs RTA
1x Spare Glass Ultem
1x Spare Drip Tip Ultem
1x Manual Book
1x Spare Kit

Desain

Ketika lihat foto produk pertama kali, desain rta ini cukup menarik. Hanya saja yang bikin saya kurang suka adalah desain driptipnya.

Ketika unboxing, saya kurang suka juga dengan build qualitynya dan yang bikin RTA ini tampak “looks cheap” adalah warna silver yang mirip seperti sandblasted.

Top cap, jika kita buka, akan tampak 2 juice port yang sangat besar. Dengan kata lain, RTA ini menggunakan sistem top fill.

Chamber/chimney melekat jadi satu bagian dengan rangka dan menggunakan frosted/ultem glass yang bisa diganti sesuai selera.

Ga ada yang spesial, kecuali jika kita melihat ke bagian post/base deck.

Di bagian ini, dOs mempunyai dua bagian utama sistem airflow, samping dan bottom airflow. 2 lubang airflow pada setiap post deck dan 1 bottom af. Total ada 5 lubang deck airflow.

Mirip dengan DOT MTL RTA, tapi menurut saya, dOs lebih inovatif. Kita bisa menggunakan beberapa macam af setting:

1. Bottom only
2. Bottom dan af samping terbuka penuh
3. Bottom dan af samping terbuka sebagian
4. Hanya pakai AF samping

Menariknya, dalam mengganti setting AF di atas, kita ga perlu repot bongkar pasang atomizer. Desain AF ring telah dipersiapkan untuk itu semua.

AF ring mempunyai total 6 lubang airflow dan 1 lubang sebagai penanda/petunjuk setting.

Kita cukup melihat penanda itu. Tinggal dihafalin aja.

1. Posisi pada “V”
Artinya kita hanya menggunakan bottom airflow.

2. Posisi pada “I”
AF bottom dan samping af terbuka setengah.

3. Posisi pada “D”
Bottom af dan af samping terbuka penuh.

4. Posisi pada “A”
Bottom af tertutup, hanya airflow samping yang terbuka penuh.

So, tinggal pilih aja mau yang mana on the go.

Post deck cukup lega dan juice well juga besar. Yang mungkin agak harus berhati-hati adalah pada wicking. Karena rta ini sangat mudah leaking. Pastikan wicking dengan ketebalan kapas yang tepat jika tidak ingin banjir/leak.

Performa

dOs RTA di desain untuk DTL dan MTL, dan impresifnya, semua setting airflow yang saya coba, dOs tetap konsisten pada flavor.

Flavor sangat intense dan memuaskan. Airflow smooth ga berisik. Enaknya lagi, menurut saya, rta ini tidak terlalu menonjolkan rasa manis.

Untuk DTL, walaupun dengan open airflow (bottom dan side af), draw/tarikannya bukan loose banget atau banyak udara yang masuk, tapi cenderung ke restrictive direct lung.

Sedang untuk MTL, meskipun hanya menggunakan bottom airflow, draw yang dihasilkan adalah medium tight, atau ga tight banget dan ga loose banget.

Buat saya pribadi, masih nyaman untuk MTL. Tapi buat yang suka super tight draw MTL, mungkin dOs bukan buat anda.

Satu-satunya masalah adalah, rembesan uap pada bagian dasar atomizer. Bukan leaking. Kadang hanya berupa titik-titik air, kadang basah.

Ini bisa disebabkan karena ada celah yang tidak tertutup rapat oleh seal pada bagian base deck.

Entah ini hanya pada atomizer yang saya pakai saja atau semuanya. Silahkan tulis komentar di bawah.

Kesimpulan

Terlepas dari kualitas dan finishing dOs RTA, atomizer ini masih bisa menutupi “kelemahan” tersebut dengan performa yang sangat OK.

Inovasi desain airflow setting yang bener-bener user friendly patut diberi apresiasi. Karena selain mudah dalam menentukan setting, flavor yang dihasilkan pun tetap konsisten.

Memang sudah banyak RTA yang menawarkan all in one setting, untuk DTL/RDTL dan MTL, tapi dOs RTA ini tampil sebagai pembeda dari segi harga, inovasi dan performanya. Layak untuk dicoba.

Pros:

  • Kombinasi AF yang inovatif
  • Flavor
  • Desain yang cukup keren
  • Spare driptip dan glass ultem

Cons:

  • Build dan finishing
  • Model driptip
  • Prone to leak

9 thoughts on “dOs RTA by Advken & Q2 Design, All Round Atomizer”

    1. Saya pribadi tidak menyarankan menggunakan nicsalt untuk dos RTA. Terutama untuk 50mg nicotine, device yang saya rekomendasikan hanya pod system. Maaf dan terima kasih sudah mampir

    1. Kalau ditanya spt, jawabannya dua²nya jadi daily setup saya untuk flavor, dos TH lebih terasa. Purity murni MTL, kalau dos, bisa MTL dan DTL dan flavornya mantap. Berat sih kalau suruh milih salah satu. Tinggal kebutuhan aja. Mau MTL murni, kecil, ya pilih Purity. Kalau pengen opsi lebih ya pilih dos.

  1. Versi pertama dOs ini leaking, liquid keluar di lubang AF nya. mungkin karena ketika kita tutup, udara mengencet liquid sehingga kapasnya jadi basah berlebihan, dan leaking dah.

  2. Suhu mau tanya …
    Saya pakai dos seri pertama.
    Saya mrmbersihkan / mencuci bagian bawah posdeck itu gimana yaa? Sedangkan ring af tidak bisa di lepas.
    Thankyou

  3. Ini bisa disebabkan karena ada celah yang tidak tertutup rapat oleh seal pada bagian base deck.

    Entah ini hanya pada atomizer yang saya pakai saja atau semuanya. Silahkan tulis komentar di bawah.

    buat yang ini >> bener banget ini bang,, ane kiri atom ane doang yang begini,, kalo agak lama ga di pake sekitar 2 jam, basah nya bekas uap bakal turun dan membasahi tubuh ,, eh si hole nya dOs,, malah basah sampai kebawah-bawah (ke mod),, hiks,,

    udah weaking sepadet mungkin tetep masih membasahi tubuh

  4. Solusi hilangkab leaking si Dos pakai bell cap nya. Dijamin anti leaking.

    Btw minta settingan freebase yg enak dong buat dos. Sementara pake fuse lumayan enak dapet 0.4 ohm. Liquid freya.

Tinggalkan Balasan ke KingGeng Batalkan balasan